Perempuan Layak Menerima Beasiswa

Jendelaa Informasi Blog - Para aktivis kajian perempuan (feminisme) mengemukakan bahwa dalam kehidupan sosial perempuan posisinya terletak nomer dua dan di letakkan pada dua simbol. Pertama, simbol kekuatan. Perempuan bagaikan sebuah magnet yang mampu menarik hati,  menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang, memberikan kenyamanan serta mampu menjadi penghibur di kala duka. Kedua, simbol kelemahan. Perempuan di pandang sebagai makhluk yang lemah, minim akan sebuah cipta dan karsa, tidak mampu melakukan perubahan pada dunia, di mana tugas seorang perempuan hanya seputar sumur, pupur, dapur dan kasur. Jika perempuan seperti itu maka gerak perempuan sangatlah terbatas, bagaimana seorang perempuan bisa melakukan perubahan jika ranah geraknya dibatasi seperti itu.




Jika berbicara terkait anggapan masyarakat terhadap perempuan, maka itu adalah sebuah konstruk sosial, yang mana stigma itu dibentuk karena lingkungan sekitar. Dan adanya stigma itu sangat menyebabkan kerugian bagi salah satu pihak yaitu perempuan. Kondisi yang seperti itu tidaklah membuat posisi perempuan lebih baik, akan tetapi kondisi perempuan yang semakin terpuruk karena perempuan tidak ada ruang untuk berkarya dan berprestasi.

Begitupun dengan beasiswa, siapa bilang perempuan tidak layak menerima beasiswa. selain perempuan bebas dalam berkarya, berprestasi maka perempuan juga layak menerima beasiswa sama halnya seperti laki-laki, karena kewajiban yang kita tunaikan dalam dunia perkulihan ataukah dalam dunia pendidikan itu sama, jadi hak yang kita peroleh juga sama. Jangan sampai ada stigma bahwa laki-laki lebih layak dalam menerima beasiswa, karena kecerdasannya, semangatnya dalam mencari ilmu sedangkan perempuan tidak. 

Jadi wahai perempuan jangan takut menjadi perempuan yang mampu menciptakan perubahan, baik dalam skala terkecil maupun skala besar yaitu dunia. Dan jangan menjadi perempuan yang rata-rata seperti perempuan biasanya,  tunjukkan karya dan prestasimu karena karya-karyamu di nantikan oleh bangsa ini. karena Islam juga mengajarkan untuk selalu fastabiqul khairat (Berlomba-lomba dalam hal kebaikan) dan bagi saya mengejar prestasi dan selalu ingin menjadikan diri kita yang terunggul/lebih baik itu adalah salah satu bagian dari berlomba-lomba dalam kebaikan akan tetapi dengan catatan tidak menjatuhkan orang lain untuk kesuksesan kita. 

Pastinya kita semua juga mengetahui bahwa tak ada prestasi yang tak dihargai, tak ada pelanggaran yang tak diberi sanksi. Dan beasiswa ini adalah salah satu bentuk apresisasi untuk kaum perempuan dalam mendukung kreatifitas agar selalu terus berkarya dan terus berkarya. Tidak ada kata tidak layak menerima beasiswa bagi perempuan.



Diberdayakan oleh Blogger.