Kiat-Kiat Memilih Saklar yang Tepat


Saklar merupakan alat penghubung dan pemutus aliran listrik yang sangat vital. Hampir semua peralatan listrik di rumah membutuhkan alat yang disebut sebagai switch ini. Hanya dalam sekali tekan baik on atau off, Anda bisa menghidupkan dan memadamkan lampu di rumah. Nah, sudah tahukah Anda mengenai berbagai macam jenis saklar listrik yang umum dimiliki setiap rumah tangga? 


Macam-macam saklar berdasarkan arus kuat dan arus lemah listrik

  1.   Saklar tunggal

Keberadaan alat listrik satu ini memang sering Anda temui baik di rumah, hotel, apartemen dan lain-lain. Alat yang berfungsi menghidupkan dan mematikan lampu ini memiliki  sebuah tuas yang bisa ditekan.

  1.   Saklar seri


Hampir sama dengan versi tunggal, model seri ini memiliki dua tuas untuk menghidupkan lebih dari satu lampu secara bersamaan.

  1.  Saklar tukar


Berfungsi untuk menghidupkan lampu dari tempat lain dan juga bisa menyalakan beberapa lampu sekaligus. Selain itu, ada beberapa model lain untuk arus kuat antara lain saklar silang, tarik dan tekan. Sedangkan untuk saklar arus lemah, berikut beberapa jenis yang wajib Anda ketahui.

  1.  Saklar push button


Merupakan jenis alat penyambung aliran listrik sekali tekan saja dan bakal langsung mati setelah dilepas. Alat ini biasa ada pada rangkaian elektronika yang dikombinasikan dengan rangkaian pengunci.

  1.  Saklar Toggle


Merupakan jenis alat yang menghubungkan dan memutuskan aliran listrik dengan cara menggerakkan tuas mekanik.

  1.   Selector Switch (SS)


Merupakan jenis saklar pemilih yang memiliki beberapa posisi kondisi on dan off lebih dari satu posisi dengan pilihan tipe geser atau putar. 


Selain model alat listrik yang disebutkan di atas, ada pula pilihan khusus arus kuat lain yaitu saklar mekanik, Limit Switch (LS), Temperature Switch, Float Switch, Pressure Switch dan Flow Switch.

Tips memilih saklar yang tepat untuk rumah Anda


  1.  Memilih model sesuai dengan keinginan

Fungsi penggunaan alat penghubung dan pemutus listrik ini sebenarnya sama. Anda bisa memilih jenis tunggal untuk pencahayaan dalam satu ruangan kecil saja. Namun, kalau Anda memiliki ruangan yang lebih luas, penggunaan model seri sangat dianjurkan. Model seri bisa menyalakan beberapa lampu dalam satu ruangan atau ruangan yang lain. 


Selain berdasarkan fungsi, pemilihan alat pemutus arus listrik bisa pula menyesuaikan dengan selera pemilik rumah. Ya, Anda bisa memilih jenis saklar yang memiliki bentuk artistik sesuai konsep interior rumah. Model yang terlalu biasa bisa merusak kesan artistik sebuah ruangan baik kamar rumah, hotel, penginapan, kafe dan lain-lain.

  1.  Pilih model saklar yang mudah digunakan


Kelebihan model alat pemutus dan penyambung arus listrik ini ada pada kepraktisan. Jika menggunakan stop kontak, Anda harus mencabut kabel yang menyambungkan arus sehingga berkesan kurang efisien. 


Penggunaan alat yang memiliki bentuk fleksibel dengan adanya batas garis tombol yang ditekan dan pinggiran bisa mempermudah Anda menggunakannya. Bahkan, Anda bisa langsung melakukan sekali tekan untuk mematikan atau menghidupkan lampu tanpa harus melihatnya.

  1.  Memilih model saklar yang aman


Faktor lain yang wajib diperhatikan adalah memilih model saklar yang aman. Pastikan Anda menyambung alat listrik ini sesuai dengan prosedur yang berlaku atau sambungan instalasi listrik benar-benar aman. Kalau Anda tidak memiliki keahlian di bidang sambung menyambung peralatan listrik, sebaiknya menggunakan jasa ahli yang bisa menyambung instalasi listrik secara maksimal. 


Pastikan mematikan MCB atau Miniature Circuit Breaker sebelum memasang sambungan listrik. Selain itu, sebaiknya tempatkan saklar dengan ketinggian orang dewasa untuk meminimalisir risiko  anak-anak memainkan alat penyambung dan pemutus aliran listrik ini. 


Yuk, terapkan tips memilih saklar yang tepat di atas untuk penggunaan sambungan listrik aman di rumah Anda!


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.