Tips Mencegah Penularan Virus Korona Pada Lansia


Semakin hari, penyebaran virus korona semakin mengkhawatirkan. Hal ini karena jumlah pasien positif korona semakin mengalami peningkatan. Dibandingkan dengan anak-anak atau orang dewasa, lansia memiliki resiko kematian yang cukup tinggi akibat virus korona. Jumlah kematian lansia yang menjadi pasien korona di Indonesia adalah mencapai 45,5%.

Pada lansia, sistem imun atau kekebalan tubuh sudah tidak bisa bekerja maksimal layaknya imun pada saat usia muda. Inilah yang menjadi penyebab mengapa banyak lansia yang tidak bisa terselamatkan jika sudah terpapar virus korona. Apalagi jika memiliki riwayat penyakit lainnya sebelumnya, seperti jantung, kanker, hingga penyakit diabetes.

Cara Agar Para Lansia Terhindar dari Penularan Virus Korona

Mengingat bahwa jumlah kematian lansia akibat terinfeksi virus korona sangat tinggi, maka sangat penting bagi para lansia untuk menjaga kesehatan agar bisa terhindar dari penularan virus korona. Nah, berikut ini adalah beberapa tips agar lansia bisa terbebas dari ancaman infeksi virus korona:

1. Jangan melakukan perjalanan

Melakukan perjalanan, baik jauh maupun dekat sangat tidak disarankan bagi para lansia. Hal ini karena segala aktivitas di luar rumah sangat memungkinkan menjadi tempat penularan virus korona. Oleh karena itu, sebaiknya lansia tidak melakukan perjalanan sementara waktu, demi terhindar dari kemungkinan paparan virus korona.

2. Tidak menerima kunjungan para cucu

Setiap lansia tentu akan bahagia dengan kedatangan para cucu. Namun, pada masa pandemi korona seperti sekarang ini, sebaiknya tunda dulu untuk bertemu dan berkumpul dengan para cucu. Apalagi jika anak dan cucu yang datang berasal dari daerah zona merah. Tanpa disadari, mereka bisa membawa virus yang bisa menular pada lansia.

3. Hindari datang ke pertemuan sosial

Seperti aturan pemerintah, bahwa tidak boleh ada pertemuan sosial dalam bentuk apa pun yang mengharuskan orang-orang berkumpul. Hal ini karena pertemuan sosial memiliki potensi sebagai penyebaran virus ataupun penyakit lainnya. Jadi, lebih banyak untuk menghabiskan waktu di rumah daripada menanggung risiko tertular virus korona.

4. Tunda periksa rutin ke dokter

Para lansia memang sering melakukan pemeriksaan rutin ke dokter terkait kondisi kesehatannya. Namun, saat pandemi virus korona melanda seperti sekarang ini, sebaiknya tunda dulu untuk melakukan pemeriksaan rutin. 

Hal ini karena klinik dan rumah sakit kini memiliki risiko yang besar sebagai penularan virus Covid-19. Sebagai gantinya, bisa konsultasi dengan dokter secara online melalui aplikasi Halodoc. Karena Halodoc memiliki fitur dimana Anda dapat berkonsultasi dengan dokter hanya melalui HP Anda. Kecuali jika mengalami kondisi kesehatan yang menurun dan sangat mendesak.

5.  Sering mencuci tangan

Bagi bagi anak-anak, orang dewasa, maupun para lansia, mencuci tangan bisa menjadi langkah pencegahan utama agar terhindar dari penularan virus korona. Apalagi jika tangan telah menyentuh benda yang sekiranya disentuh oleh orang banyak. Berbagai macam virus, kuman, atau pun bakteri yang menempel di tangan bisa dibasmi dengan mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun minimal selama 20 detik. 

Selain melakukan tips di atas, masih ada beberapa cara lain yang perlu diterapkan oleh para lansia agar bisa terhindar dari penularan virus corona. Beberapa diantaranya adalah tidak menggunakan alat makan atau alat mandi yang sama dengan anggota keluarga lain, tidak boleh menyentuh wajah jika belum mencuci tangan, istirahat yang cukup, serta memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh dengan makanan bergizi seimbang.

Disiplin dalam menjaga kesehatan lansia memang sangat penting di tengah wabah pandemi korona seperti sekarang ini. Jadi, pastikan semua tips di atas benar-benar diterapkan oleh lansia agar aman dari ancaman virus korona. Jika rindu dengan anak, cucu, atau keluarga lainnya, maka bisa memanfaatkan teknologi video call untuk menyapa mereka semua.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.